Book Creator

P3K

by Nur Hayati

Cover

Comic Panel 1
Loading...
P3K
Loading...
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Loading...
NUR HAYATI
1
HAKIKAT P3K
CHAPTER 1
1.     Pengertian P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) pada hakikatnya merupakan pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari ahlinya atau dokter. Sifat dari pertolongan pertama ialah memberikan perasaan ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah serta mengurangi bahaya yang lebih besar.

2. Tujuan P3K       
a. Mencegah bahaya maut
b. Mencegah infeksi
c. Mencegah cacat
d. Meringankan rasa sakit korban

3. Prinsip-Prinsip P3K

Beberapa prinsip yang harus ditanamkan pada jiwa petugas P3K apabila menghadapi kejadian kecelakaan adalah sebagai berikutnya :

a. Bersikap tenang dan jangan panik
b. Gunakan mata dengan jeli, kuatkan hati karena harus tega melakukan tindakan yang membuat korban kesakitan demi keselaatannya
c. Perhatikan keadaan sekitar kecelakaan, cara terjadinya kecelakaan dan cuaca
d. Perhatikan keadaan penderita apakahpingsan, pendarahan, luka ataupun patah tulang
e. Periksalah pernapasan korban
f. Periksa nadi atau denyut jantung korban
g. Sementara memberikan pertolongan pertama, diharuskan juga segera menghubungi petugas medis atau rumah sakit terdekat
1
1.     Pengertian P3K

Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) pada hakikatnya merupakan pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari ahlinya atau dokter. Sifat dari pertolongan pertama ialah memberikan perasaan ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah serta mengurangi bahaya yang lebih besar.

2. Tujuan P3K       
a. Mencegah bahaya maut
b. Mencegah infeksi
c. Mencegah cacat
d. Meringankan rasa sakit korban

3. Prinsip-Prinsip P3K

Beberapa prinsip yang harus ditanamkan pada jiwa petugas P3K apabila menghadapi kejadian kecelakaan adalah sebagai berikutnya :

a. Bersikap tenang dan jangan panik
b. Gunakan mata dengan jeli, kuatkan hati karena harus tega melakukan tindakan yang membuat korban kesakitan demi keselaatannya
c. Perhatikan keadaan sekitar kecelakaan, cara terjadinya kecelakaan dan cuaca
d. Perhatikan keadaan penderita apakahpingsan, pendarahan, luka ataupun patah tulang
e. Periksalah pernapasan korban
f. Periksa nadi atau denyut jantung korban
g. Sementara memberikan pertolongan pertama, diharuskan juga segera menghubungi petugas medis atau rumah sakit terdekat
Comic Panel 1
B. Peralatan P3K
Peralatan atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan dalam usaha memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah :
1. Peralatan P3K
a. Kasa Pembalut (Perban)
b. Kasa steril
c. Plester
d. Plester obat
e. Pembalut segitiga (Mitella)
f. Kapas
g. Guntig
h. Lampu senter
i. Pinset (Jepitan)

2. Obat-obatan P3K
a. Obat Penghilang Rasa Sakit
1. Balsem
2. Minyak  kayu putih
3. Minyak angina

b. Obat Luka Bakar
Salep minyak ikan

c. Obat Luka Ringan
1. Betadin
2. Obat Merah

d. Obat Penyadar Orang Pingsan
1. Amoniak cair 25%
2. Eau de cologne

e. Obat Pencuci Luka
1. Larutan betadin
2. Alkohol 70%
B. Peralatan P3K
Peralatan atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan dalam usaha memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah :
1. Peralatan P3K
a. Kasa Pembalut (Perban)
b. Kasa steril
c. Plester
d. Plester obat
e. Pembalut segitiga (Mitella)
f. Kapas
g. Guntig
h. Lampu senter
i. Pinset (Jepitan)

2. Obat-obatan P3K
a. Obat Penghilang Rasa Sakit
1. Balsem
2. Minyak  kayu putih
3. Minyak angina

b. Obat Luka Bakar
Salep minyak ikan

c. Obat Luka Ringan
1. Betadin
2. Obat Merah

d. Obat Penyadar Orang Pingsan
1. Amoniak cair 25%
2. Eau de cologne

e. Obat Pencuci Luka
1. Larutan betadin
2. Alkohol 70%
C. Kecelakaan yang Sering Terjadi

a. Pingsan

b. Shock

c.  Pendarahan

d. Luka

e. Patah Tulang

f. Pembalut dan jenis pembalutannya
1
g. Pertolongan Kecelakaan di Air dengan Menggunakan Sistem Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) atau Pernapasan Buatan

1. Cara Sylvester
2. Cara Schaffer
3. Cara Holger Nielson
4. Cara Pernapasan dari Mulut ke Mulut (Mouth to Mouth)
PrevNext