Book Creator

Pertanyaan seputar Ramadhan

by Muhamad Aceng

Cover

Loading...
Pertanyaan Seputar Ramadhan
Loading...
Loading...
Loading...
SD NEGERI GINTUNG 2
Loading...
Kabupaten Tangerang Provinsi Banten
15530
Loading...
Diambil dari berbagai sumber
Assalamualaikum war. wab.

segala puji bagi Allah SWT, tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga terutama nikmat iman, islam, ihsan serta sehat sehingga kita semua bisa beraktifitas seperti biasa.
sholawat serta salam semoga selalu tercurahlimpahkan kepada baginda alam, nabi penutup dari para nabi, Nabi Muhammad SAW yang telah membawa manusia dari jaman jahiliyah menuju jaman penuh dengan ilmu pengetahuan.
e-book ini diambil dari berbagai sumber untuk sekedar memberikan inovasi dan transformasi dari manual ke digital.
semoga hal ini menjadi bermanfaat untuk kita semua.
amiin yaa robbal alamiin.
wassalamualaikium war. wab.
Muslim yang Tidak Puasa Tanpa Udzur Syar'i

Pertanyaan:

Ustadz yang saya hormati, bagaimana hukumnya seorang muslim yang
meninggalkan puasa tanpa alasan syar'i, tidak sakit dan juga musafir ?
Bagaimana konsekwensinya ?

Sofyan -Jakarta

Jawaban:

Seorang muslim yang tidak berpuasa dengan tanpa alasan syar'i, adalah melakukan
dosa besar karena meninggalkan salah satu rukun Islam dan dia harus segera
bertobat. Kemudian mengqodho jumlah puasa yang ditinggalkannya.


Makan dan Minum Secara Sengaja di Siang Hari Ramadhan

Pertanyaan :
Ustadz, pada saat bulan Ramadhan, masih banyak umat Islam yang makan dan minum secara terang-terangan di siang hari. Apa hukumnya seorang yang tidak puasa secara sengaja dan tanpa alasan yang dibenarkan Syari'ah ? apakah dia menjadi kafir atau bagaimana ?
Slamet Riyadi - Depok Jawa Barat

Jawaban:

Seorang yang mengaku muslim kemudian tidak berpuasa karena mengingkarinya maka dia telah kufur. Sedangkan orang yang tidak berpuasa karena malas, atau lalai maka dia berada dalam bahaya yang besar karena tidak melaksanakan salah satu rukun Islam dan kewajiban yang penting. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah 183.
Keluar Darah Haidh Saat Puasa

Pertanyaan:

Ustadz, yang saya hormati, jika seorang muslimah yang sedang puasa kemudian keluar darah pada waktunya (waktu haidh), tetapi hanya beberapa tetes, kemudian setelah itu berhenti lagi. Apakah melanjutkan puasanya?
Siti Hafshoh -Bogor

Jawaban:

Puasanya batal dan harus mengqodho di hari lain, karena darah itu adalah darah haidh. Hadits Rasul saw. terkait dengan masalah haidh, sebagaimana diungkapkan 'Aisyah ra.: Berkata 'Aisyah ra.:
"Itu yang menimpa kami di bulan Ramadhan, maka kami diperintahkan untuk mengqodho puasa, dan tidak diperintahkan untuk mengqodho shalat" (HR. Muslim)
PrevNext