Book Creator

ANTROPOLOGI

by Krisna Yoga

Cover

Loading...
Loading...
ANTROPOLOGI
KELAS X
Loading...
I KOMANG KRISNA YOGA, S.PD
A. HAKIKAT ILMU ANTROPOLOGI
1. Pengertian Antropologi
Antropologi adalah istilah kata bahasa Yunani yang berasal dari kata anthropos dan logos. Anthropos berarti manusia dan logos memiliki arti Ilmu. Antropologi adalah suatu studi ilmu yang mempelajari tentang manusia baik dari segi budaya, perilaku, keanekaragaman, dan lain sebagainya.
Menurut Para Ahli :
1. Havilland (1999) menyatakan bahwa Antropologi merupakan studi tentang keanekaragaman umat manusia yang disusun secara lengkap.
2. Koentjaraningrat (1998) mendefinisikan Antropologi sebagai sebuah kajian tentang manusia dari aneka warna, bentuk fisik, dan kebudayaannya.
3. Shiddiq (1990-an) mendefinisikan Antropologi sebagai suatu kajian tentang manusia yang dipandang dari berbagai sudut atau aspek kehidupan, seperti adat istiadat, tradisi, pengetahuan, norma, seni, dan bahasa
2. Sejarah Perkembangan Antropologi
Antropologi memiliki sejarah perkembangan yang cukup panjang dan melalui proses berpikir yang lama dari para pakarnya. Antropologi lahir karena sebuah desakan dari para pakar yang telah melakukan serangkaian penelitian tentang asal mula manusia dan budaya. Lewis H. Morgan (1818-1881) adalah perintis dan pelopor yang memberikan andil besar pada perkembangan Antropologi, padahal dia berprofesi sebagai pengacara. Dari tulisannya yang berjudul Ancient Society (1887) yang mengupas tentang sistem kekerabatan suku Indian yang beragam, Morgan mendapatkan banyak kecaman maupun pujian dari berbagai pihak.
(Lewis H. Morgan )
Perkembangan selanjutnya (abad 18-an), Antropologi mengalami pasang surut. Banyak tulisan-tulisan yang dikritik, teori-teori yang dimentahkan, bahkan nyaris ditiadakan. Hal ini disebabkan informasi menggunakan sumber seadanya, kurang sistematis, dan tidak detail, hingga menimbulkan data yang tumpang tindih. Pada abad ke-19, mulai muncul Antropolog professional yang melakukan survey keberbagai wilayah. Mereka mengorganisir dan mengumpulkan informasi etnografis dengan sistematis, hingga laporanpun dapat tersusun rapi.
Abad 20 merupakan sejarah baru dalam perkembangan Antropologi, Mengapa?
Seorang ahli Geografi bernama Franz Boas muncul dengan segudang informasi-informasi akurat melalui berbagai studi lapangan yang telah dilakukannya. Meskipun latarbelakang pendidikannya Geografi, tapi hasil-hasil karya Boas justru lebih banyak mengkaji tentang manusia dan kebudayaan, seperti dalam salah satu bukunya yang berjudul “The Central of Eskimo”. Oleh karena itu, Frans Boas kemudian dijuluki sebagai BAPAK PENDIRI ANTROPOLOGI atau The Founding Father of Anthropology. Pada perkembangan selanjutnya, Antropologi justru menjadi ilmu dari segala ilmu. Jika meminjam istilah para pakar Antropologi, “Antropologi merupakan DEWA dari semua ilmu yang berkembang saat ini”.
Seorang ahli Geografi bernama Franz Boas muncul dengan segudang informasi-informasi akurat melalui berbagai studi lapangan yang telah dilakukannya. Meskipun latarbelakang pendidikannya Geografi, tapi hasil-hasil karya Boas justru lebih banyak mengkaji tentang manusia dan kebudayaan, seperti dalam salah satu bukunya yang berjudul “The Central of Eskimo”. Oleh karena itu, Frans Boas kemudian dijuluki sebagai BAPAK PENDIRI ANTROPOLOGI atau The Founding Father of Anthropology. Pada perkembangan selanjutnya, Antropologi justru menjadi ilmu dari segala ilmu. Jika meminjam istilah para pakar Antropologi, “Antropologi merupakan DEWA dari semua ilmu yang berkembang saat ini”.
( Franz Boas )
PrevNext