Book Creator

TEKNIK VOKAL PADUAN SUARA

by Fajar Saragih

Cover

Loading...
Pengertian Paduan Suara

Paduan suara merupakan himpunan dari sejumlah penyanyi yang
dikelompokkan menurut jenis suaranya (Binsar,1988:1).

Berdasarkan pendapat tentang paduan suara yang telah disebutkan, maka dapat dimengerti bahwa paduan suara merupakan kumpulan sejumlah penyanyi dengan jenis suara sopran, alto, tenor, dan bass.

Paduan suara merupakan kumpulan sejumlah penyanyi dengan
jenis suara sopran, alto, tenor dan bass.

Suara sopran pada umunya dapat dikenali dengan bunyinya yang “terang”. Suara ini terasa “ringan” dengan pembawaan yang lincah. Wilayah nada yang dikuasai termasuk jenis suara paling tinggi diantara semua jenis suara. Sedangkan suara alto memiliki warna suara agak “gelap”. Bunyinya “dalam” dan pembawaannya “berat”. Jenis suara ini menghasilkan nada-nada rendah dengan warna suara yang “dalam”. Selain itu terdapat juga jenis suara tenor yang merupakan jenis suara pria untuk wilayah nada yang tinggi dan suara bass untuk jenis suara pria pada wilayah nada yang rendah (bawah).
Paduan suara merupakan kumpulan sejumlah penyanyi dengan
jenis suara sopran, alto, tenor dan bass.

Suara sopran pada umunya dapat dikenali dengan bunyinya yang “terang”. Suara ini terasa “ringan” dengan pembawaan yang lincah. Wilayah nada yang dikuasai termasuk jenis suara paling tinggi diantara semua jenis suara. Sedangkan suara alto memiliki warna suara agak “gelap”. Bunyinya “dalam” dan pembawaannya “berat”. Jenis suara ini menghasilkan nada-nada rendah dengan warna suara yang “dalam”. Selain itu terdapat juga jenis suara tenor yang merupakan jenis suara pria untuk wilayah nada yang tinggi dan suara bass untuk jenis suara pria pada wilayah nada yang rendah (bawah).
Teknik Vokal

Suatu paduan suara dapat dikatakan sebagai paduan suara yang baik dengan adanya harmonisasi suara. Dalam mencapai suara yang harmonis, setiap paduan suara harus memiliki homogenitas suara.

Suara yang homogen diperoleh dari intensitas latihan yang dilakukan. Untuk memproduksi suara yang baik, perlu berlatih dengan serius khususnya dengan sikap tubuh, pernafasan, dan teknik vokal.


Teknik Vokal

Suatu paduan suara dapat dikatakan sebagai paduan suara yang baik dengan adanya harmonisasi suara. Dalam mencapai suara yang harmonis, setiap paduan suara harus memiliki homogenitas suara.

Suara yang homogen diperoleh dari intensitas latihan yang dilakukan. Untuk memproduksi suara yang baik, perlu berlatih dengan serius khususnya dengan sikap tubuh, pernafasan, dan teknik vokal.


Teknik vokal yang digunakan untuk berlatih vokal adalah sebagai berikut :
a. Pernafasan
Teknik pernafasan yang digunakan dalam berlatih paduan suara adalah
teknik pernafasan diaphragma. Teknik pernafasan ini dilakukan dengan cara menekankan diaphragma yang melintang antara rongga dada dengan rongga perut supaya posisi menjadi datar. Dalam keadaan demikian, posisi rongga dada membesar dan udara dengan leluasa akan mengisi paru-paru dengan sebanyak-banyaknya. Teknik pernafasan ini sangat berguna dan tidak mengganggu leher, bahu dan dada, sehingga kelancaran organ-organ lain tidak terganggu.
b. Pengucapan / Artikulasi
Artikulasi adalah teknik pengucapan kata atau kalimat dengan benar. Dengan mengerti posisi mulut yang benar, maka suara yang dihasilkan semakin baik.
c. Resonansi
Rongga mulut memproduksi suara yang nyaring dan merdu. Dapat membentuk suara “humming” dengan cara menarik rahang bawah ke bawah.
d. Phrasering / pemenggalan kalimat lagu
Dalam paduan suara, teknik ini merupakan teknik pemenggalan kalimat lagu yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan bernafas dengan tidak boleh / supaya diusahakan tidak menghilangkan makna kalimat lagu sendiri, sehingga masih ada hubungan antara penyanyi dengan pendengarnya.
e. Ekspresi dan Interpretasi
Penyanyi yang berhasil adalah penyanyi yang dapat mengungkapkan ekspresi lagunya dan menyampaikan pesan yang terkandung dalam lagu tersebut pada pendengarnya.
PrevNext