Book Creator

Macam-macam Jual Beli dan Khiyar

by Feby Citra

Cover

Loading...
Loading...
Macam-macam Jual Beli dan Khiyar
Loading...
Feby Citrasari
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillahi rabbil „alamin, puji syukur hanya milik Allah SWT yang telah menganugerahkan hidayah, taufik dan inayah sehingga proses penulisan buku teks pelajaran FIKIH pada madrasah ini dapat diselesaikan. Salawat serta salam semoga tercurah keharibaan Rasulullah saw.. Amin. 
Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi di era global mengalami perubahan yang sangat cepat dan sulit diprediksi. Kurikulum FIKIH pada madrasah harus bisa mengantisipasi cepatnya perubahan tersebut di samping menjalankan mandat mewariskan budaya-karakter bangsa dan nilai-nilai akhlak pada peserta didik.
Pengembangan buku teks mata pelajaran pada madrasah tersebut di atas diarahkan untuk tidak sekedar membekali pemahaman keagamaan yang komprehensif dan moderat, namun juga memandu proses internalisasi nilai keagamaan pada peserta didik.
Kurikulum dan buku teks pelajaran adalah dokumen hidup. Sebagai dokumen hidup memiliki fleksibilitas, memungkinkan disempurnakan sesuai tuntutan zaman dan imlementasinya akan terus berkembang melalui kreatifitas dan inovasi para guru.
Akhirnya ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan atau penerbitan buku ini. Semoga Allah sawt. memberikan pahala yang tidak akan terputus, dan semoga buku ini benar-benar berkah-manfaat bagi Agama, Nusa dan Bangsa. Amin Ya Rabbal „Alamin. 
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Tujuan Pembelajaran
Materi Evaluasi
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Berakhlak mulia dalam setiap kegiatan jual beli dan khiyar

2. Terbiasa mengamalkan ketentaun jual beli, khiyar

3. Menjelaskan pengertian jual beli, khiyar dan dasar hukumnya

4. Mendeskripsikan ketentuan dalam jual beli dan khiyar

5. Menganalisis macam-macam jual beli dan khiyar

6. Menyebutkan pengertian dan dasar hukum jual beli dan khiyar

7. Mengelompokkan macam-macam jual beli dan khiyar

8. Menganalisis manfaat jual beli dan khiyar
Pengertian Jual Beli
Islam mengatur muamalah di antara sesama manusia atas dasar amanah, jujur, adil, dan memberikan kemerdekaan dalam bermuamalah serta menghindari unsur penipuan. Islam melarang terjadinya pengingkaran dan pelanggaran dalam akad muamalah serta menganjurkan untuk memenuhi janji dan menunaikan amanat. Manusia sebagai makhluk sosial menunjukkan arti bahwa manusia satu dengan manusia yang lain saling membutuhkan, baik itu dengan jalan tolong menolong dalam urusan kemasyarakatan, tukar menukar barang maupun jual beli. Melihat realitas jual beli dalam kehidupan modern, seiring dengan kebutuhan dan tantangan dalam dunia industri perdagangan, syariat Islam harus mampu memberikan solusi untuk menjawab tantangan di masa depan.
Secara etimologis (bahasa) jual beli adalah (berarti tukar menukar secara mutlak (mutlaq al-mubadalah) atau berarti tukar menukar sesuatu dengan sesuatu (muqabalah syai’ bi syai’). Sedangkan jual beli menurut istilah adalah pertukaran harta dengan harta untuk keperluan pengelolaan yang disertai dengan lafal ijab dan kabul menurut tata aturan yang ditentukan dalam syariat Islam.
Dasar Hukum dan Rukun Jual Beli
Jual beli merupakan akad yang dibolehkan menurut al-Quran, Sunnah dan ijmak ulama. Maka, hukum asal jual beli adalah mubah atau boleh. Ini artinya setiap orang Islam bisa melakukan akad jual beli ataupun tidak, tanpa ada efek hukum apapun. Adapun dasar disyariatkannya jual beli sebagai berikut: 
a. Al-Quran
b. Hadis Rasulullah Saw
c. Ijmak 
Rukun jual beli
Rukun Jual beli adalah ketentuan yang wajib ada dalam transaksi jual beli. Jika tidak terpenuhi, maka jual beli tidak sah. Mayoritas ulama menyatakan bahwa rukun jual beli ada empat yaitu:
a. Penjual dan pembeli (aqidain).
b. Barang yang diperjual belikan (ma’qud alaih).
c. Alat nilai tukar pengganti barang.
d. Ucapan serah terima antara penjual dan pembeli (ijab kabul)
PrevNext