Book Creator

cerita wirausaha

by arganis ratna furi

Cover

Loading...
cerita
wirausaha
Loading...
Loading...
KREASI DONAT KELOR
Loading...
Ellipse;
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Speech Bubble
Loading...
arganis ratna furi
Pulang sekolah Fia buru-buru masuk rumah tanpa mengucapkan salam dan langsung duduk di ruang tamu. Dia terlihat sibuk membolak-balik beberapa buku resep kue milik ibunya. Wajahnya terlihat kecewa. Nampaknya, dia tidak menemukan apa yang dia cari.
“Fia sudah pulang? Kok tidak mengucapkan salam?” tanya ibunya sambil duduk di samping Fia.
“ Eh, maaf bu. Fia buru-buru karena mencari sesuatu.” Jawabnya sambil tersenyum lebar.







“Ganti bajumu terlebih dahulu, setelah itu ayo kita makan siang bersama.” Ajak ibu.
“Baik bu.”







“Ganti bajumu terlebih dahulu, setelah itu ayo kita makan siang bersama.” Ajak ibu.
“Baik bu.”
Fia bergegas ganti baju dan langsung menuju ke dapur. Sampai di meja makan Fia terlihat kurang bersemangat. Tidak seperti biasanya, dia hanya mengambil sekidit nasi dan sayur tanpa mengambil lauk. Padahal ibunya membuatkan dadar jagung kesukaanya.
“ada apa Fia? Sepertinya sedang memikirkan sesuatu.” tanya ibu.
“Fia sedang bingung bu. Besok lusa di sekolah akan diadakan acara “Market Day” khusus siswa kelas 6.
Setiap anak harus membawa 1 produk makanan atau kerajinan hasil karya sendiri untuk dijual di acara tersebut."
"Hmmm... lalu masalahnya?" tanya ibu penasaran.
"Ibu tahu kan Fia kurang bisa dalam membuat kerajinan. Sebenarnya Fia ingin membuat produk makanan, tapi apa ya bu? Fia belum menemukan ide apapun”. Jelas Fia dengan sedikit cemberut
“Ooo.. seperti itu, baiklah nanti kita cari ide sama-sama ya. Sekarang makanlah terlebih dahulu”
Setiap anak harus membawa 1 produk makanan atau kerajinan hasil karya sendiri untuk dijual di acara tersebut."
"Hmmm... lalu masalahnya?" tanya ibu penasaran.
"Ibu tahu kan Fia kurang bisa dalam membuat kerajinan. Sebenarnya Fia ingin membuat produk makanan, tapi apa ya bu? Fia belum menemukan ide apapun”. Jelas Fia dengan sedikit cemberut
“Ooo.. seperti itu, baiklah nanti kita cari ide sama-sama ya. Sekarang makanlah terlebih dahulu”
Setelah suapan pertama, Fia sedikit penasaran dengan apa yang dia makan.
“Bu, ini sayur apa?
Sepertinya Fia belum pernah makan sebelumnya?” tanyanya penasaran


“Oh, itu sayur daun kelor.
Ibu baru pertama kali memasak sayur ini nak. Bagaimana menurutmu rasa sayur daun kelor?”

“Enak bu, hanya saja Fia masih asing dengan rasanya. Oh iya, bukankah ini tanaman yang tumbuh lebat di halaman belakang rumah kita itu bu?”
“Iya, benar sekali nak. Menurut beberapa tetangga kita, daun kelor itu memiliki banyak manfaat serta dapat diolah menjadi beberapa jenis makanan dan minuman lho. Jadi, hari ini ibu mencoba memasaknya.” Jelas ibu.
“Memang bisa diolah menjadi apa saja bu, selain untuk sayur seperti ini?”
“Bisa untuk membuat teh, campuran bahan kue dan lain-lain.”
PrevNext