Book Creator

Buku Fiqih

by Zubaida

Pages 2 and 3 of 21

PENYEMBELIHAN
MTs/IX/K-13
Loading...
Hak cipta 2022 oleh kelompok 1 mata kuliah Produksi
Media Pembelajaran PAI kelas A8 Semester 6
Loading...
Disklaimer: e-book ini merupakan buku siswa yang dipersiapkan dari kelompok 1 mata kuliah Produksi Media Pembelajaran PAI kelas A8 Semester 6. Dalam rangka memberikan sumbangsih kepada dunia akademisi dengan karya berupa media belajar ini. Penyusun e-book ini dibimbing oleh Dr. Akhsin Ridho, M.Pd.I. E-book ini merupakan "dokumen hidup" yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Penyusun mengharapkan saran dan kritikan yang membangun untuk perbaikan e-book ini kedepannya. Masukan dari berbagai kalangan dapat dialamatkan kepada penulis melalui e-mail zubaidahaja@gmail.com
Loading...
viii. 60 hlm: ilus: 2:3
Untuk MTs kelas IX

Terbitan ke-1, 2022
Loading...
Pembimbing: Dr. Akhsin Ridho, M.Pd.I
Penyusun:
Zubaida T20191051
Lia Amelia R T20191373
M. Khoirur Rosyid A T20191358
Loading...
Alhamdulillahirabbil'alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan izin-Nya sehingga mampu menyelesaikan buku ini. Shalawat serta salam tak lupa tercurah limpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhr zaman. Buku Fiqih ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Produksi Media Pembelajaran PAI. Dalam menyelesaikan buku ini, kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE, MM. selaku rektor UIN KHAS Jember
2. Ibu Dr. Hj. Mukni'ah, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
3. Ibu Dr. Hj. Fathiyaturrahmah, M. Ag. selaku Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam
4. Bapak Dr. Akhsin Ridho, M.Pd.I selaku dosen pengampu mata kuliah Produksi Media Pembelajaran PAI yang telah banyak memberikan kontribusi, bimbingan, motivasi, serta arahannya dalam proses penyusunan buku ini, dan
penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan di dalam buku ini. Untuk itu kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun untuk keberhasilan penulisan yang akan datang. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam meningkatkan wawasan.
Loading...
KATA PENGANTAR
Loading...
Alhamdulillahirabbil'alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan izin-Nya sehingga mampu menyelesaikan buku ini. Shalawat serta salam tak lupa tercurah limpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhr zaman. Buku Fiqih ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Produksi Media Pembelajaran PAI. Dalam menyelesaikan buku ini, kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE, MM. selaku rektor UIN KHAS Jember
2. Ibu Dr. Hj. Mukni'ah, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
3. Ibu Dr. Hj. Fathiyaturrahmah, M. Ag. selaku Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam
4. Bapak Dr. Akhsin Ridho, M.Pd.I selaku dosen pengampu mata kuliah Produksi Media Pembelajaran PAI yang telah banyak memberikan kontribusi, bimbingan, motivasi, serta arahannya dalam proses penyusunan buku ini, dan
penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan di dalam buku ini. Untuk itu kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun untuk keberhasilan penulisan yang akan datang. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam meningkatkan wawasan.
Loading...
Jember, 24 April 2022
DAFTAR ISI
KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
KOMPETENSI INTI
KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
KOMPETENSI DASAR
1.1. Menghayati nilai-nilai dari ketentuan menyembelih binatang
2.1. Menjalankan sikap tanggung jawab dan berbuat baik sebagai implementasi dari pengalaman menerapkan menyembelih binatang menurut syariat Islam
3.1. Menerapkan ketentuan penyembelihan binatang
4.1. Mempraktikkan menyembelih binatang
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mengimani nilai kelembutan pada sesama makhluk Allah Swt. dalam
kehidupan
2. Menunjukkan sikap penghormatan terhadap ketentuan penyembelihan
3. Menampilkan sikap kasih sayang pada sesama makhluk Allah Swt.
baik sesama manusia, binatang maupun tumbuhan
4. Mengidentifikasi ketentuan dalam menyembelih binatang
Sembelihan dalam bahasa Arab disebut Az-Zakah yang berarti baik dan suci. Maksudnya binatang yang disembelih sesuai dengan ketentuan syara’ akan menjadikan binatang sembelihan itu menjadi baik, suci, halal, dan lezat untuk dimakan. Sedangkan pengertian secara istilah adalah memutus jalan makan dan minum, pernafasan dan urat nadi pada leher binatang yang disembelih dengan pisau, pedang, atau alat lain yang tajam sesuai dengan ketentuan syara’. 
PENGERTIAN
PENYEMBELIHAN
Sembelihan dalam bahasa Arab disebut Az-Zakah yang berarti baik dan suci. Maksudnya binatang yang disembelih sesuai dengan ketentuan syara’ akan menjadikan binatang sembelihan itu menjadi baik, suci, halal, dan lezat untuk dimakan. Sedangkan pengertian secara istilah adalah memutus jalan makan dan minum, pernafasan dan urat nadi pada leher binatang yang disembelih dengan pisau, pedang, atau alat lain yang tajam sesuai dengan ketentuan syara’. 
DASAR
HUKUM
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوْذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيْحَةُ وَمَآ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْۗ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَنْ تَسْتَقْسِمُوْا بِالْاَزْلَامِۗ ذٰلِكُمْ فِسْقٌۗ اَلْيَوْمَ يَىِٕسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ دِيْنِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِۗ اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثْمٍۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Tetapi barangsiapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang". (Q.S. Al-Maidah:3)
hewan yang disembelih
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَةَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ
Artinya:“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat baik terhadap segala sesuatu. Jika kalian hendak membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian hendak menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 1955, Bab “Perintah untuk berbuat baik ketika menyembelih dan membunuh dan perintah untuk menajamkan pisau”]
alat untuk menyembelih
PrevNext