Book Creator

Vulkanisme

by setyo sumarso

Cover

Loading...
Loading...
Loading...
DINAMIKA LITOSFER DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPNAN
Loading...
Tenaga Endogen ( Vulkanisme)
Loading...
Setyo Sumarso, S.Pd
Loading...
Kementerian Agama RI
Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyumas
Jl. Senopati No. 1 Arcawinangun Purwokerto Timur
Vulkanisme dan dampaknya bagi kehidupan
Vulkanisme adalah segala peristiwa yang berhubungan dengan magma yang keluar menuju permukaan bumi melalui rekahan dalam kerak bumi.
Magma ini bentuknya cair dan berpijar. Magma bergerak naik ke permukaan bumi melalui diatrema, yaitu saluran yang mirip pipa. Jika sudah sampai di permukaan bumi, magma berubah nama jadi lava
Peristiwa vulkanisme memiliki gejala yang dapat diamati yakni gejala sebelum terjadinya vulkanisme (pravulkanisme) dan gejala sesudah terjadinya vulkanisme (pascavulkanisme).
Gejala pravulkanisme
Gejala pravulkanisme atau ciri-ciri dari gunung api yang akan meletus antara lain adalah:
1) Sering terjadi gempa
2) Banyak sumber air mengering
3) Peningkatan temperatur di sekitar kawah
4) Terdengar gemuruh dari dalam gunung
5) Hewan-hewan dari puncak gunung turun ke lereng gunung
Gejala pascavulkanisme
Sedangkan untuk gejala pascavulkanisme yang muncul setelah gunung api selesai meletus adalah:
1) Munculnya sumber air panas atau geiser
2) Munculnya sumber gas atau ekshalasi seperti belerang
3) Munculnya sumber air yang mengandung mineral seperti belerang atau sulfur
Gejala Vulkanisme dapat dibagi menjadi 2 yaitu ; Intrusi Magma dan Ekstrusi Magma
Intrusi Magma
Intrusi magma adalah proses penerobosan magma ke dalam lapisan litosfer, tetapi tidak sampai keluar dari permukaan bumi. Bentuk intrusi magma adalah sebagai berikut.
1) Batolit, yaitu batuan beku yang terbentuk dalam dapur magma karena penurunan suhunya yang sangat lambat.
2) Lakolit, yaitu batuan beku yang terjadi pada dua lapisan litosfer dan bentuknya menyerupai lensa cembung.
3) Keping intrusi atau sill, yaitu sisipan magma yang membeku di antara dua lapisan litosfer tidak cembung dan relatif tipis serta melebar.
4) Gang atau dikeretas, yaitu batuan hasil intrusi magma yang memotong lapisan-lapisan litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng.
5) Apofisa, yaitu gang yang relatif kecil dan merupakan cabang gang.
6) Diaterma, yaitu batuan pengisi pipa letusan, berbentuk silinder mulai dari dapur magma sampai ke permukaan bumi.
Ekstrusi Magma
Ekstrusi magma merupakan proses keluarnya magma dari dalam bumi dan sampai ke permukaan bumi. Ada beberapa material yang dikeluarkan dari aktivitas ekstrusi magma tersebut, di antaranya adalah: Lava, Lahar, Eflata/Piroklastik, Ekshalasi gas.
Ekstrusi magma lebih dikenal dengan istilah Erupsi Magma, yang dapat dibagi menjadi ; Erupsi efusif dan erupsi Eksplosif.
PrevNext