Book Creator

BAB 1 Sejarah Munculnya Ilmu Kalam

by kurikulum man11jkt

Pages 2 and 3 of 37

Comic Panel 1
Buku Pegangan Siswa
AKIDAH AKHLAK
MAN 11 Jakarta Tahun Pelajaran 2021/2022
Handayani, S.Pd.I
Loading...
KELAS XI
Loading...
Buku ini di buat digunakan sebagai bahan belajar siswa belajar di Kelas XI MAN 11 Jakarta, mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.
Munculnya Kalam dalam Peristiwa Tahkim
Munculnya Kalam dalam Peristiwa Tahkim
Munculnya Aliran Kalam dalam Peristiwa Tahkim
A. Sejarah Ilmu Kalam

1. Aqidah Islam Pada Masa Nabi
Ketika Nabi Muhammad SAW. masih hidup, umat Islam masih bersatu-padu, belum ada aliran-aliran/firqah. Apabila terjadi perbedaan pemahaman terhadap suatu persoalan, maka para sahabat langsung berkonsultasi kepada Nabi. Dengan petunjuk Nabi tersebut, maka segala persoalan dapat diselesaikan dan para sahabat mematuhinya.
Semangat persatuan sangat dijaga oleh para sahabat, karena selalu berpegang kepada firman Allah :




Artinya: “Dan taatilah kamu sekalian kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, karena semua itu akan menyebabkan kalian gagal”. (QS. Al-Anfâl [8]: 46)
CAPTION Half page image nullam nunc eros, vehicula feugiat
Para sahabat dilarang oleh Rasulullah Saw. memperdebatkan sesuatu yang dapat memicu perpecahan, misalnya tentang qadar. Sehingga pada masa ini, corak aqidah bersifat monopolitik, yaitu hanya ada satu bentuk ajaran tanpa perbedaan dan persanggahan dari para sahabat. Para sahabat yang mendatangi Nabi bukan untuk memperdebatkan ajaran yang dibawanya, tetapi menanyakan persoalan-persoalan yang belum mereka pahami.
CAPTION Half page image nullam nunc eros, vehicula feugiat
Embrio perpecahan baru muncul setelah Nabi Muhammad Saw. wafat. Mereka berselisih tentang siapa yang paling berhak untuk menggantikan kepemimpinan umat Islam setelah Nabi. Kaum Anshor yang dipimpin Sa’ad bin Ubadah berembuk di Tsaqifah bani Sa’idah untuk membicarakan penggantian kepemimpinan Nabi Muhammad Saw. yang kemudian menyusul hadir Abu Bakar ash-Ṣiddiq, Umar bin Khaṭab dan Abu Ubaidah bin Jarrah dari kalangan Muhajirin. Pada akhirnya dicapailah kesepakatan untuk mengangkat Abu Bakar ash-Ṣiddiq sebagai khalifah.
Ellipse;
Audio button
Record your own audio and click the button to play
2. Aqidah Islam Pada Masa Khulafa ar-Rasyidin
◼ Pada masa Khulafa ar-Rasyidin, khususnya pada masa pemerintahan Abu Bakar (11-13 H), dan Umar bin Khattab (13-23 H) persatuan umat Islam masih bisa dipertahankan, biarpun pada awal masa kekhalifahan Abu Bakar ash-Ṣiddiq sempat muncul beberapa nabi palsu dan keengganan sebagian umat Islam membayar zakat, namun semua permasalahan tersebut dapat diatasi oleh Abu Bakar ash-Ṣiddiq.

◼ Benih-benih perpecahan mulai muncul pada akhir masa pemerintahan Utsman bin Affan, yaitu ketika Khalifah Utsman bin Affan (23-35 H) melakukan reformasi di bidang administratur pemerintahan. Kebijakan yang diambil Khalifah Utsman tersebut berdampak kepada situasi politik yang tidak stabil.

◼ Situasi politik yang tidak stabil pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan mencapai puncaknya dengan terbunuhnya khalifah ketiga tersebut. Peristiwa yang menyedihkan dalam sejarah Islam ini dikenal dengan istilah al-fitnah al-kubra (fitnah besar). Peristiwa ini dianggap sebagai pangkal munculnya firqah-firqah dalam Islam.
 
PrevNext