Book Creator

Dasar Dasar Akuntansi

by CHIKA ALMALIA

Cover

Loading...
Dasar-dasar akuntansi
Loading...
A. Pengertian Akuntansi
Menurut Prof. Dr. Zaki Baridwan (2004:1) dalam American Institute of Certified Public Accountant (AICPA) “Akuntansi adalah Suatu kegiatan jasa. Fungsinya adalah menyediakan data kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat keuangan dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dalam memilih alternatif-alternatif dari suatu keadaan” Menurut Warren Reeves (2008:10) akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. 
B. Konsep Periode Akuntansi
1. Dasar Kas (Cash Basis)
Konsep dimana laporan pendapatan dan biaya/beban akan dilaporkan ketika kas diterima atau dibayarkan
2. Dasar Akrual (Accrual Basis)
Konsep dimana laporan pendapatan dan biaya/beban akan dilaporkan ketika pendapatan dihasilkan atau beban diakui.
C. Pengertian Akun
Akun adalah media akuntansi untuk mencatat transaksi keuangan yang mengakibatkan terjadinya perubahan aktiva, utang, modal, pendapatan, dan beban. Dalam pencatatan itu, akun akan digolongkan berdasarkan transaksi-transaksi yang sejenis. Akun dibedakan menjadi 2 yaitu Akun Riil dan Akun Nominal :
1. Akun Riil
Akun riil adalah akun permanen dalam jurnal umum yang tidak ditutup di akhir tahun akuntansi, sehingga saldonya tetap dilanjutkan ke tahun berikutnya. Akun riil dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu aktiva, hutang (kewajiban), dan ekuitas.
2. Akun Nominal
Akun nominal adalah kelompok akun yang memiliki nilai saldo bersifat sementara atau temporal. nilai saldo akun-akun kelompok ini hanya ada selama satu periode saja, karena akan ditutup di akhir periode akuntansi atau buku. Akun nominal yaitu Pendapatan dan biaya 
C. Pengertian Akun
Akun adalah media akuntansi untuk mencatat transaksi keuangan yang mengakibatkan terjadinya perubahan aktiva, utang, modal, pendapatan, dan beban. Dalam pencatatan itu, akun akan digolongkan berdasarkan transaksi-transaksi yang sejenis. Akun dibedakan menjadi 2 yaitu Akun Riil dan Akun Nominal :
1. Akun Riil
Akun riil adalah akun permanen dalam jurnal umum yang tidak ditutup di akhir tahun akuntansi, sehingga saldonya tetap dilanjutkan ke tahun berikutnya. Akun riil dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu aktiva, hutang (kewajiban), dan ekuitas.
2. Akun Nominal
Akun nominal adalah kelompok akun yang memiliki nilai saldo bersifat sementara atau temporal. nilai saldo akun-akun kelompok ini hanya ada selama satu periode saja, karena akan ditutup di akhir periode akuntansi atau buku. Akun nominal yaitu Pendapatan dan biaya 
D. Siklus Akuntansi
Keterangan :
Jurnal Umum = Jurnal yang membukukan semua transaksi
Buku Besar = Buku yang berisi perkiraan mengenai ikhtisar dari pengaruh transaksi keuangan akibat perubahan aktiva, kewajiban, maupun modal dalam perusahaan
Neraca percobaan = Sebuah daftar semua akun-akun dalam laporan pembukuan atau akuntansi yang berisi saldo yang terdapat pada buku besar. Daftar ini berisi nama akun dan nilainya.
Nilai yang disajikan adalah saldo debit maupun kredit.
Jurnal Penyesuaian = Jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan
Worksheet = Jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan. 
Laporan Keuangan = Catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan 
Jurnal Penutup = Bagian dari laporan keuangan yang disusun pada akhir periode pembukuan. Jurnal ini digunakan untuk menutup akun nominal dan menyiapkan neraca akhir. 
 Jurnal Pembalik = Jurnal yang berfungsi untuk membalikkan jurnal penyesuaian demi tujuan untuk membentuk akun neraca. 
Nilai yang disajikan adalah saldo debit maupun kredit.
Jurnal Penyesuaian = Jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan
Worksheet = Jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan. 
Laporan Keuangan = Catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan 
Jurnal Penutup = Bagian dari laporan keuangan yang disusun pada akhir periode pembukuan. Jurnal ini digunakan untuk menutup akun nominal dan menyiapkan neraca akhir. 
 Jurnal Pembalik = Jurnal yang berfungsi untuk membalikkan jurnal penyesuaian demi tujuan untuk membentuk akun neraca. 
Laporan Rugi Laba = Laporan yang memuat antara pendapatan dan beban selama periode waktu tertentu.
Laporan Ekuitas pemilik = Laporan yang melaporkan perubahan modal selama jangka waktu tertentu.
Laporan Neraca = Daftar aset, kewajiban, dan modal pada tangga tertentu.
Laporan Arus Kas = Laporan yang memuat penerimaan kas dan pengeluaran kas
E. Pengertian masing-masing Akun
Akun sendiri memiliki berbagai macam terdapat pengertiannya yaitu :
1. Harta / Aktiva (Asset)
Harta merupakan Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Harta juga dibagi menjadi 3 macam yaitu :
a. Harta Lancar
Harta lancar merupakan harta yang diharapkan akan direalisasi menjadi uang kas atau dijual atau dikonsumsi selama siklus perusahaan yang normal dalam waktu satu tahun. Contoh harta lancar adalah kas, piutang, surat berharga jangka panjang,bank, Pembayaran dimuka, persediaan, perlengkapan.
b. Harta Tetap
Harta tetap merupakan harta yang memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun. Contoh harta tetap adalah Tanah, Gedung, Mesin, Kendaraan.
c. Harta Tidak Berwujud
Aset tak berwujud tidak memiliki subtansi fisik seperti halnya peralatan maupun kekayaan, namun menjadi salah satu aset jangka panjang yang penting bagi suatu organisasi atau perusahaan. Contoh nya adalah Hak Paten.
2. Utang / Kewajiban (Liabilities)
Utang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada kreditor. Utang dibagi menjadi 2 jenis yaitu : a. Utang Lancar
Kewajiban yang harus segera dilunasi dalam jangka waktu setahun dan memerlukan penggunaan sumber-sumber yang digolongkan dalam aktiva lancar. Contohnya adalah Utang Usaha, Utang Gaji
b. Utang Jangka Panjang
Kewajiban yang dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun. Contoh nya adalah Utang Jangka Panjang hipotek, Obligasi 
PrevNext