Book Creator

MODUL "NETWORK PLANNING"

by Revenna Dyah

Cover

Loading...
Loading...
NETWORK PLANNING
Loading...
Kelompok 09 :
Loading...

Falda Elok Gemasih (2019210426)

Vanessa Sukma Maharani (2019210437)

Revenna Dyah Pramesti (2019210455)

Aprilia Renaningtyas (2019210460)
Loading...
Modul
Loading...
MKDPK - BC
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan E-Book tentang “Network Planning” ini dengan baik, meskipun banyak kekurangan didalamnya. Kami berterima kasih pada Bapak Drs. Darmanto, M.Sc. selaku dosen mata kuliah Metode Kuantitatif dalam Pengambilan Keputusan Universitas hayam Wuruk Perbanas Surabaya yang telah memberikan tugas ini kepada kami.


Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan mengenai konteks yang kami bahas kali ini. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam E-Book ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik serta saran yang bersifat membangun dari semua pihak senantiasa kami harapkan demi kesempurnaan E-Book ini.
Surabaya, 30 Desember 2021


Kelompok 09
KATA PENGANTAR 

DAFTAR ISI 

1.1 Perencanaan Jaringan Kerja

1.1.1 Dasar PERT dan CPM

1.1.2 Ketentuan-ketentuan Dalam Pembuatan Jaringan Kerja

1.2 Jalur dan Jalur Kritis

1.3. Penentuan Slack dan Float

1.4 Tiga Perkiraan Waktu dalam PERT

1.4.1 Peluang Penyelesaian Proyek

1.5 Trade Off antara Waktu dan Biaya

1.6 Contoh Soal

VIDEO PEMBAHASAN

REFERENSI
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 

DAFTAR ISI 

1.1 Perencanaan Jaringan Kerja

1.1.1 Dasar PERT dan CPM

1.1.2 Ketentuan-ketentuan Dalam Pembuatan Jaringan Kerja

1.2 Jalur dan Jalur Kritis

1.3. Penentuan Slack dan Float

1.4 Tiga Perkiraan Waktu dalam PERT

1.4.1 Peluang Penyelesaian Proyek

1.5 Trade Off antara Waktu dan Biaya

1.6 Contoh Soal

VIDEO PEMBAHASAN

REFERENSI
1.1 Perencanaan Jaringan Kerja
1.1.2 Ketentuan-ketentuan Dalam Pembuatan Jaringan Kerja
Perencanaan jaringan kerja merupakan salah satu alat manajemen yang digunakan agar kegiatan-kegiatan dalam system produksi dalam system produksi dapat diselesaikan secara sistematis sehingga dicapai efektifitas dan efisiensi. Dalam penentuannya dapat digunakan 3 metode yaitu :
1. PERT (Program Evaluation and Review Technique)
2. CPM (Critical Path Method)
1.1.1 Dasar PERT dan CPM
1. Sebelum suatu kegiatan dimulai, semua kegiatan yang mendahuluinya harus sudah selesai dikerjakan.
2. Gambar anak panah hanya menunjukkan arah/urutan kegiatan. 3. Nomor event tidak boleh ada yang sama, nomor event pada awal anak panah dimulai dengan nomor yang kecil dan seterusnya sampai terbesar.
4. Dua event hanya boleh dihubungkan oleh satu anak panah.
5. Suatu jaringan hanya dimulai oleh satu event (Initial Event) dan diakhiri oleh satu event.
Pada prinsipnya antara PERT dan CPM adalah sama dalam pembuatan jaringan kerjanya. Perbedanaanya adalah pada analisis yang dilakukan. Jika CPM mengasumsikan bahwa semua waktu kegiatan diketahui dan tetap tidak ada variabilitas dalam waktu kegiatan. Sedangkan PERT mengasumsikan bahwa waktu setiap kegiatan memiliki variabilitas yang disebabkan karena adanya kondisi dan situasi yang selalu berubah. Dengan demikian dalam PERT dimunculkan adanya 3 waktu yang dibutuhkan yaitu waktu optimis (Optimistic Estimate Time), waktu realistis (Most Likely estimate Time) dan waktu pesimis (Pessimistic Estimate Time). 
Dalam pembuatan jaringan kerja, terdapat 2 cara pembuatan yaitu dengan cara AOA (Activity On Art) dan AON (Activity On Node). Perbedaan keduanya hanya terletak pada tempat yang menentukan lamanya kgiatan. Untuk AOA, tempat waktu lamanya setiap kegiatan terletak pada anak panah, sedangkan pada AON waktu lamanya setiap kegiatan terletak pada lingkaran. Perbedaan penggambaran ini tidak akan mempengaruhi pada hasil akhir analisisnya. Beberapa contoh penggambaran sepaerti dibawah ini :
1.1.2 Ketentuan-ketentuan Dalam Pembuatan Jaringan Kerja
1. Sebelum suatu kegiatan dimulai, semua kegiatan yang mendahuluinya harus sudah selesai dikerjakan.
2. Gambar anak panah hanya menunjukkan arah/urutan kegiatan. 3. Nomor event tidak boleh ada yang sama, nomor event pada awal anak panah dimulai dengan nomor yang kecil dan seterusnya sampai terbesar.
4. Dua event hanya boleh dihubungkan oleh satu anak panah.
5. Suatu jaringan hanya dimulai oleh satu event (Initial Event) dan diakhiri oleh satu event.
Dalam pembuatan jaringan kerja, terdapat 2 cara pembuatan yaitu dengan cara AOA (Activity On Art) dan AON (Activity On Node). Perbedaan keduanya hanya terletak pada tempat yang menentukan lamanya kgiatan. Untuk AOA, tempat waktu lamanya setiap kegiatan terletak pada anak panah, sedangkan pada AON waktu lamanya setiap kegiatan terletak pada lingkaran. Perbedaan penggambaran ini tidak akan mempengaruhi pada hasil akhir analisisnya. Beberapa contoh penggambaran sepaerti dibawah ini :
1.2 Jalur dan Jalur Kritis
A. Jalur
Tujuan dari pembuatan jaringan kerja adalah menentukan jalur kritis dari jaringan tersebut.Jalur adalah urutan kegiatan yang saling terkait dan berhubungan pada suatu jaringan kerja dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Jalur Kritis adalah suatu lajur yang mempunyai waktu terbesar dari suatu diagram, tetapi merupakan waktu tercepat dalam menyelesaikan suatu kegiatan.

B. Jalur Kritis
Cara menentukan jalur kritis :
1. Metoda Trial and Error
Menghitung waktu pada setiap jalur yang terjadi pada jaringan kerja, kemudian dipilih waktu terbesar dari setiap jalur yang ada.

2. Metoda Algoritma
Metode Algoritma ini menggunakan beberapa istilah yaitu :
a. Earliest Start Time / EST : Waktu paling cepat untuk memulai suatu pekerjaan.

b. Latest Start Time / LST : Waktu paling lambat untuk memulai suatu pekerjaan.

c. Earliest Finish Time / EFT : Waktu paling cepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan

d. Latest FinishTime / LFT : Waktu paling lambat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
PrevNext