Book Creator

Portugis

by Wanda Oksaprillia

Cover

Loading...
E-magazine Sejarah Indonesia dan Dunia
Loading...
The Greatest History
Loading...
Loading...
PORTUGUESE
Loading...
Comic Panel 1
Orang-orang Portugis merupakan pelopor bangsa Barat untuk berlayar mencari daerah penghasil rempah-rempah
Sebelum mencapai Nusantara, terdapat beberapa penjelajah Portugis yang berlayar dan mengunjungi daerah di berbagai belahan dunia
Bangsa Portugis tidak hanya mencapai kemajuan-kemajuan di bidang teknologi yang memungkinkan mereka berekspansi ke seberang lautan; mereka juga memiliki keberanian dan kepentingan untuk melakukan itu. Atas dorongan pangeran Henry “Si Mualim”, para pelaut dan penjelajah Portugis memulai pencarian panjang mereka menyusuri pantai barat Afrika untuk menemukan emas, memenangi pertempuran, dan meraih jalan untuk mengepung lawan yang beragama Islam.

Mereka juga berusaha mendapatkan rempah-rempah, yang berarti mendapatkan jalan ke Asia dengan tujuan memotong jalur pelayaran para pedagang Islam yang melalui tempat penjualan mereka di Venesia di Laut Tengah (Mediterania), memonopoli impor rempah-rempah ke Eropa.

Rempah-rempah merupakan soal kebutuhan dan juga cita rasa. Selama musim dingin di Eropa, ternak tetap hidup; karenanya, banyak hewan ternak disembelih dan dagingnya kemudian harus diawetkan (Rickfles, 2001, hlm. 62).

Oleh sebab itu berkembanglah penjelajahan Samudra oleh Portugis yang nantinya akan diikut oleh Bangsa lain.
03. Vasco da Gama (1469 – 1524)
Comic Panel 1
Sebelum mencapai Nusantara, terdapat beberapa penjelajah Portugis yang berlayar dan mengunjungi daerah di berbagai belahan dunia
01. Diogo Cão (Cam) (1480-1484)
02. Bartholomeus diaz (1450-1500)
03. Vasco da Gama (1469 – 1524)
Sumber: https://id.pinterest.com/pin/177329304058273144/
Read More!
Sumber: History.com
Seorang panglima perang angkatan laut membawa misi untuk membangun pangkalan militer (Safitry dkk, 2021, hlm. 12).

Beberapa tahun kemudian, orang-orang Portugis sadar bahwa India yang diperkirakan sebagai daerah penghasil rempah-rempah ternyata salah. Mereka mengetahui tempat lain yang menjadi pusat perdagangan di Asia, yaitu Malaka. Ekspedisi dilanjutkan dibawah pimpinan Alfonso dan menandai jatuhnya kerajaan Malaka pada 1511. (Akan dijelaskan di slide berikutnya)

Jatuhnya Malaka ini menimbulkan reaksi yang besar di seluruh wilayah khususnya kepulauan penghasil rempah-rempah, Maluku.

Malaka tidak saja menjadi pusat utama pengumpulan dan pendistribusian ulang cengkih, buah pala, dan biji pala, namun juga sumber barang berharga untuk kepentingan para kolano dan sangaji, maupun barang yang berguna untuk penggunaan sehari-hari bagi rakyat biasa (Andaya, 2015, hlm. 143).
Comic Panel 1
  
Antonio de Abreu
Portugis pertama kali tiba di Maluku pada 1512. Misi ini dipimpin oleh Antonio de Abreu berdasarkan tugas yang dikeluarkan oleh Alfonso untuk melakukan pelayaran ke ilhas de crafo atau pulau rempah-rempah.
Tokoh-tokoh Portugis yang sampai ke Wilayah Nusantara
Mereka berlayar dari Malaka pada bulan Desember 1511. Ketika tiba di Banda, mereka tidak mengetahui bahwa Banda adalah sebagian dari wilayah Maluku (Amal, 2016, hlm. 8)
Alfonso de Albuquerque
Pada tahun 1512 kedatangan Serrao di Ternate disambut baik oleh Sultan Abu Lais ke kerajaannya dan berjanji untuk memberikan Cengkih kepada bangsa Portugal, dengan persyaratan bahwa ketika Ia kembali ke Portugal bakal membujuk Rajanya, Dom Manuel, untuk membangun benteng di Ternate
Comic Panel 1
Antonio de Abreu
Portugis pertama kali tiba di Maluku pada 1512. Misi ini dipimpin oleh Antonio de Abreu berdasarkan tugas yang dikeluarkan oleh Alfonso untuk melakukan pelayaran ke ilhas de crafo atau pulau rempah-rempah.
Mereka berlayar dari Malaka pada bulan Desember 1511. Ketika tiba di Banda, mereka tidak mengetahui bahwa Banda adalah sebagian dari wilayah Maluku (Amal, 2016, hlm. 8)
Alfonso de Albuquerque
Francisco Serrao
Pada tahun 1512 kedatangan Serrao di Ternate disambut baik oleh Sultan Abu Lais ke kerajaannya dan berjanji untuk memberikan Cengkih kepada bangsa Portugal, dengan persyaratan bahwa ketika Ia kembali ke Portugal bakal membujuk Rajanya, Dom Manuel, untuk membangun benteng di Ternate
dan meminta bantuan persenjataan sebagai pertahanan mereka (Perang antar Ternate dan Tidore). Serrao akhirnya diangkat menjadi penasehat Kerajaan Ternate. Pada 1512 Ia mengirim surat kepada Magellan, seorang sahabat dan petualang besar Portugis. Dalam surat itu Ia memaparkan rute perjalanan ke kepulauan rempah-rempah, khususnya ke Ternate dan Tidore.
Kedatangan Fransisco Serrao. Sultan Ternate menyuruh bawahannya untuk menjemput Serrao dan mendarat di Ternate. Serrao berhasil meyakinkan sultan tentang “kejujurannya” sebagai pembeli tunggal rempah-rempah Ternate. Serrao segera mengutus salah satu orang anak buahnya kepada raja muda Portugis di Goa untuk menyampaikan hasil pemufakatannya dengan Sultan Ternate yang memunculkan Perjanjian Bayan-Serrao, pendirian benteng, dan pos dagang (Amal, 2016, hlm. 68-69)

Perjanjian Bayan-Serrao ini berisi tentang perdagangan rempah-rempah antara Ternate-Portugis dan menjadi awal politik monopoli dalam perdagangan rempah-rempah yang kelak disusul oleh kekuasaan asing (barat) lainnya terutama VOC (Amal, 2016, hlm. 69)
Tonton selengkapnya!
Sumber: https://youtu.be/MxCnqtT1XRU
Comic Panel 1
PrevNext