Book Creator

tugas BGA

by Resinta

Cover

Loading...
TUGAS REFLEKSI BGA
Loading...
Loading...
NAMA :RESINTA
NIM :2121004
MATKUL : PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Renungkanlah kisah Anak yang hilang dalam lukas 15:11-32 dengan menggunakan metode 6M,5P,4B.
Memuji dan menyembah Tuhan
Tuhan itu raja,kita harus menyembah Tuhan karena perbuatannya yang besar sebagai sang pencipta dan sang penebus."Betapa banyak perbuatanmu,ya Tuhan,sekaliannya kaujadikan dengan kebijaksanaan,bumi penuh dengan ciptaanmu".(mazmur 104:24)
Memohon hikmat
"Bapa,aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap Bapa,aku tidak layak lagi di sebut anak Bapa,jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan Bapa".
manusia yang bertobat dengan sungguh-sungguh berani untuk mengakui kesalahannya dan memohon hikmat kepada Tuhan,untuk kembali ke jalan Tuhan.
Membaca
- Ayat 11-13 : Anak bungsu yang meminta harta warisan kepada Ayahnya,kemudian ia mengambil harta warisannya dan menjualnya,lalu ia pergi ke negeri orang untuk berfoya-foya
- Ayat 14 - 16 : setelah anak bungsu mengahabiskan seluruh uangnya.timbullah bencana kelaparan di negeri itu,sehingga iapun melarat.kemudian ia menjadi seorang upahan untuk menjaga babi seorang majikan di negeri itu.
- Ayat 17-19 : Anak bungsu teringat Ayahnya dan merasa berdosa dan mengakui kesalahannya,dan ia merasa tidak pantas di sebut anak,karena itu ia ingin menjadi upahan Ayahnya.
- Ayat 20-24 : Anak bungsu kembali ke rumah Ayahnya, dan mengakui segala kesalahannya.Lalu Ayahnya langsung memaafkan anaknya itu dan menyembelih anak lembu tambun lalu makan serta bersukacita atas kembalinya anaknya.
- Ayat 25 - 30 : Anak sulung yang mendengar berita itu tidak terima,karena ia merasa selama ini ia selalu berbakti kepada Ayahnya,sedangkan anak bungsu yang telah memboroskan harta Ayahnya malah di sembelihkan anak lembu tambun.
Merenungkan
- pelajaran : sejauh apapun kita meninggalkan Tuhan,Tuhan tidak pernah marah.dia selalu setia menunggu kita bertobat dan Dia selalu mengampuni segala kesalahan yang kita perbuat.
- peringatan : kita harus tetap patuh kepada orang tua kita dan selalu berfikir bahwa apapupun yang kita miliki itu hanya sementara dan akan hilang kapan saja. untuk itu kita harus menggunakan itu dengan baik dan tidak hidup dengan berfoya- foya.
- perintah : dari bacaan tersebut kita di perintahkan untuk tidak cepat puas dengan harta duniawi,karena itu semua hanya sementara.
- Panutan : yang patut menjadi panutan dalam kisah tersebut adalah seorang bapa yang sebesar apapun kesalahan anaknya dia tetap mengampuni anaknya, dan tetap memperlakukan anaknya sama seperti anaknya yang lain.
- penghiburan : jangan takut untuk meminta maaf dengan kesalahan yang kita perbuat, berani berbuat berani bertanggung jawab .
Melakukan
- Bersyukur : saya bersyukur karena lewat bacaan ini saya mendapatkan teguran,bahwa walaupun begitu banyak dosa yang saya lakukan dan sebesar apapun itu Tuhan selalu dengan penuh kasih mengampuni dosa saya.
- Bertobat : Saya mengakui dosa yang telah saya perbuat yang selalu membantah,bahkan sering berbohong kepada orang tua saya.dan saya kadang mengucapkan kata-kata yang tidak baik kepada teman saya.
- Berbuat: Saya akan menelfon dan meminta maaf kepada orang tua saya,karena saya jauh dari orang tua saya,dan juga meminta maaf kepada teman-teman saya.
- berdoa : Tuhan aku bersyukur atas teguran yang engkau berikan kepadaku.yang membuat aku sadar bahwa segala sesuatu yang saya perbuat tidak sesuai dengan kehendakmu.seringkali saya melakukan hal yang tidak sesuai dengan kehendakmu,Bapa kiranya engkau mengampuni dosa-dosa yang telah saya perbuat,Bapa inilah doa saya yang saya bawa dalam Nama Tuhan Yesus Kristus,Amin.
PrevNext