Book Creator

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

by Najim Humaidah

Cover

Loading...
Loading...
Struktur dan
Fungsi Jaringan
Tumbuhan
Loading...
Najim Humaidah
Loading...
Semester Ganjil
Loading...
Kelas
Loading...
VIII
Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga ebook “Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan” dapat terselesaikan.

Ebook ini dibuat sebagai pedoman dalam proses pembelajaran agar peserta didik akan lebih tahu kompetensi apa saja yang harus dikuasai, membantu untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan motivasi peserta didik dan membantu peserta didik menemukan sendiri konsep IPA yang didapatkan.

Semoga ebook ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi peserta didik, para pendidik dan bagi semua kalangan kependidikan maupun non kependidikan.

Penulis
I
Daftar Isi
Kata Pengantar ............................................ I
Daftar Isi ......................................................... II
Materi .............................................................. 1
Evaluasi ........................................................... 9
Daftar Pustaka ........................................... 10
II
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
A. Akar
Akar pada umumnya berada dibawah permukaan tanah dan tumbuh menuju ke perut bumi. Secara umum akar memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Menyerap air dan mineral
2. Menegakkan tumbuhan
3. Tempat penyimpanan cadangan makanan
4. Sebagai alat respirasi

Jaringan penyusun akar (irisan membujur) :
1. Ujung akar. Ujung akar ditutupi oleh tudung akar (kaliptra).
2. Zona pembelahan sel. Pada daerah ini terdapat meristem apikal dan turunannya yang disebut meristem primer.
3. Zona pemanjangan sel. Zona pemanjangan sel berguna untuk mendorong akar (termasuk maristem) ke depan. Semakin ke atas zona pemanjangan akan bergabung dengan zona pematangan.
Pada irisan melintang akan terlihat sebagai berikut :
1. Epidermis. Lapisan terluar dari akar adalah epidermis yang tersusun atas sel-sel yang tersusun rapat satu sama lain tanpa ruang antarsel, berdinding tipis dan memanjang sejajar sumbu akar.
2. Korteks. Korteks akar terutama terdiri atas jaringan parenkim yang relatif renggang dan sedikit jaringan penyokongnya.
3. Endodermis. Sel-sel endodermis membentuk pita kaspari yaitu penebalan dari suberin dan lignin pada sisi radial.
4. Silinder pusat akar (stele). Silinder pusat akar tersusun atas berkas pengangkut.
5. Xilem dan floem. Xilem pada tumbuhan dikotil mengumpul di bagian tengah silinder pusat, adapun pada tumbuhan monokotil, xilem dan floem letaknya berselang-seling.
1
Pada irisan melintang akan terlihat sebagai berikut :
1. Epidermis. Lapisan terluar dari akar adalah epidermis yang tersusun atas sel-sel yang tersusun rapat satu sama lain tanpa ruang antarsel, berdinding tipis dan memanjang sejajar sumbu akar.
2. Korteks. Korteks akar terutama terdiri atas jaringan parenkim yang relatif renggang dan sedikit jaringan penyokongnya.
3. Endodermis. Sel-sel endodermis membentuk pita kaspari yaitu penebalan dari suberin dan lignin pada sisi radial.
4. Silinder pusat akar (stele). Silinder pusat akar tersusun atas berkas pengangkut.
5. Xilem dan floem. Xilem pada tumbuhan dikotil mengumpul di bagian tengah silinder pusat, adapun pada tumbuhan monokotil, xilem dan floem letaknya berselang-seling.
2
B. Batang
Batang berfungsi sebagai penghubung antara akar dan daun tumbuhan dan sebagai tempat penyimpanan hasil fotosintesis dan air. Jaringan pada batang meliputi:
1. Epidermis. Jaringan epidermis terdiri dari selapis sel yang berbentuk persegi, sering dilapisi kutikula. Sel ini berfungsi untuk melindungi jaringan di bawahnya.
2. Korteks. Tersusun dari jaringan parenkim yang merupakan jaringan dasar. Berfungsi sebagai pertukaran gas.
3. Endodermis. Tersusun atas satu lapisan sel yang mengandung zat tepung, sehingga pada batang tumbuhan berbiji tertutup biasa disebut sarung tepung. Lapisan ini merupakan pemisah antara stele dengan korteks.
4. Stele. Merupakan daerah terdalam dari daerah endodermis, yang tersusun terutama oleh perikambium, parenkim dan berkas vaskuler (penganggkut) yang terdiri dari xilem dan floem.
3
PrevNext